iPhone 8, Canggih Tapi Tak Lagi Eksklusif

Baru saja satu tahun berjalan usai Apple mengeluarkan produk terbaru mereka yaitu, iPhone 7 dan iPhone 7s. Kini perusahaan ponsel asal California, Amerika Serikat tersebut dikabarkan segera meluncurkan varian terbarunya yaitu iPhone 8. Dengan segudang teknologi mutakhir, Apple mengklaim iPhone 8 sebagai salah satu model ponsel pintar yang paling komplit.

iPhone 8 baru diperkirakan keluar akhir tahun ini

iPhone 8 baru diperkirakan keluar akhir tahun ini

Produsen smartphone berlogo apel tergigit tersebut kabarnya akan menyematkan sejumlah fitur terbaru dalam iPhone 8. Sempat beredar rumor bahwa Apple akan menggebrak pasar ponsel pintar dengan fitur wireless charging. Jika memang benar akan ada teknologi seperti itu, maka Apple iPhone 8 akan menjadi ponsel pertama di dunia yang memiliki fitur wireless charging.

Meski mengklaim akan menjadi ponsel dengan spesifikasi tercanggih sekarang ini, ternyata ada yang hilang dari iPhone 8 ini dibanding iPhone seri sebelumnya. Penggunaan Siri sebagai asisten virtual  dari produk Apple iPhone tersebut kini telah digantikan. Adalah Google Assistant yang didampuk Apple sebagai asisten virtual menggantika Siri di iPhone seri 8 mendatang.

Fitur Wireless Charging Pada iPhone 8

Meski belum resmi kapan waktunya Apple mengeluarkan iPhone 8, namun isu terkait produk baru itu terus berkembang. Kabar terbaru adalah Apple akan memproduksi iPhone 8 tahan air serta menghadirkan fitur charger nirkabel. Akan tetapi dengan kehadiran dua fiturtersebut, peluncuran iPhone 8 terpaksa harus mengundur waktu peluncuran mereka.

Fitur wireless charging dari iPhone 8

Fitur wireless charging dari iPhone 8

“Proses perakitan untuk iPhone terbaru tidak berubah banyak. Hanya saja ada fitur baru yang akan ditambahkan, seperti anti-air dan charger nirkabel. Ini membutuhkan beberapa kali uji coba sebelum benar-benar sempurna dan bisa dinikmati para pengguna. Secara tidak langsung, ini membuat proses perakitan menjadi lebih lama,” ujar Robert Hwang, CEO Wistron, perusahaan manufaktur asal Taiwan, seperti dikutip dari PC Authority.

Saat ini Apple merangkul tiga perusahaan manufaktur sebagai tempat perakitan produk iPhone mereka. Selain Foxconn, yang dikenal dengan Hon Hai Precision Industry, ada juga Pegatron dan Wistron. Akan tetapi untuk Wistron memang tidak memiliki kapasitas yang terlalu besar untuk produksi jika dibandingkan dengan dua lainnya.

Hwang mengatakan jika Wistron telah lama dilibatkan oleh Apple dalam proses perakitan iPhone. Bahkan kabarnya tahun ini Apple telah menambah kapasitas produksi bagi salah satu perusahaan manufaktur tersebut. Kapasitas tersebut menjadi lebih banyak ketimbang sebelumnya, seiring dengan mulai menguntungkannya pasar iPhone di India. India sendiri hingga saat ini merupakan salah satu pasar terbesar iPhone.

Google Assistant Gantikan Siri di iPhone 8

Google Assistant gantian Siri di iPhone 8

Google Assistant gantian Siri di iPhone 8

Sekian lama berusaha mandiri dan ekskklusif dengan menggunakan teknologi buatan sendiri, Apple tampaknya kini mulai menyerah. Perusahaan yang didirikan Steve Job tersebut kini tengah menjalin kerjasama dengan Google untuk mengembangkan produk terbaru Apple, yaitu iPhone 8.

Ya, i Phone model terbaru dikabarkan tidak lagi menggunakan Siri sebagai asisten virtualnya melainkan Google Assistant. Saat ini Google Assistant sebenarnya telah bisa digunakan di iOS, namun hanya sebagai aplikasi pihak ketiga yang harus diinstall terlebih dahulu. Ini disebabkan karena Apple memiliki Siri sebagai asisten virtual defaultnya.

Namun jika sumber informasi ini benar, maka bukan tidak mungkin ini merupakan awal dari runtuhnya tembok eksklusifitas yang dibangung Apple. Langkah pihak Apple ini bisa dibilang merupakan pertaruhan yang cukup menentukan bagi Apple. Sebab jika salah langkah, bukan tidak mungkin nasib mereka akan seperti Blakcberry sejak meluncurkan BBM for Android.

Waspada Beredarnya iPhone Ilegal!

Tokopedia hapus lapak penjual iPhone Ilegal

Kesan eksklusif yang di pancarkan oleh unit iPhone memang berhasil membuat banyak orang bingin untuk memilikinya. Ada yang dengan cara wajar dengan mengumpulkan uang hingga mencukupi, ada juga yang memilih untuk menggunakan kredit. Akan tetapi ada juga yang memilih untuk membeli iPhone replika hanya demi terlihat memilikki smartphone iPhone terbaru.

Salah satu penjual iPhone Ilegal/Black Market

Salah satu penjual iPhone Ilegal/Black Market

Diantara golongan masyarakat seperti yang disebutkan diatas tadi, ada satu lagi yang lebih parah. Yaitu yang membeli iPhone di pasar gelap atau iPhone ilegal. Memang yang digunakan tersebut adalah iPhone asli yang diproduksi oleh Apple Inc. , hanya saja barang tersebut tidak melalui proses pajak dan bea cukai sehingga harga iPhone Ilegal lebih murah.

Cara penualan iPhone ilegal ini tidaklah seperti di toko pada umumnya. Biasanya iPhone Black Market ini ditawarkan dari mulut ke mulut atau setidaknya dengan cara online. Ada yang memang benar bahwa mereka menjual iPhone asli tapi ilegal (BM), namun tidak jarang juga banyak yang tertipu. Sebab ternyata yang dijual adalah merupakan iPhone palsu.

Tokopedia Jegal Lapak iPhone Ilegal

Toko jual-beli online seperti Tokopedia kerap disalahkan atas maraknya peredaran smartphone ilegal seperti iPhone. Tidak ingin nama perusahaan tercoreng, Tokopedia mengambil tindakan. Tindakan tersebut adalah sebuah kebijakan yang isinya menghapus semua smartphone black market dan smartphone palsu yang beredar di lapaknya.

Tokopedia hapus lapak penjual iPhone Ilegal

Tokopedia hapus lapak penjual iPhone Ilegal

Smartphone yang dimaksud dalam kebijakan terbaru Tokopedia tersebut dikhususkan kepada produk Apple terutama seri iPhone 6s, 6s Plus, 7 dan 7 Plus. Saat dimintai keterangan, perwakilan Tokopedia menyatakan bahwa aksi penjegaan tersebut adalah sebagai bentuk kepatuhan Tokopedia terhadap pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan RI.

“Sesuai pemberitahuan resmi dari Kementerian Perdagangan Indonesia, produk iPhone 6s, 6s Plus, 7 dan 7 Plus kami hapus demi kenyamanan dan keamanan pelaku usaha,” demikian pernyataan terbuka yang ada di situs web Tokopedia.

Dan benar saja ketika kami mencoba mencari barang tersebut lewat mesin pencarian Tokopedia, tidak ada informasi terkait. Berbeda dengan Bukalapak dan OLX, di kedua situs e-commerce tersebut kami masih menemukan ada pedagang yang nakal menjiual iPhone 6s dan iPhone 7 Plus. Tinggal menunggu saja respon dari Kementrian Perdagangan RI.

Data Pribadi Pengguna Apple Diperjualbelikan?

Dalam sebuah laporan The Wall Street Journal, pihak Kepolisian Cina mengamankan lebih dari 20 orang karena diduga menjual data-data pribadi pengguna iPhone dalam sebuah pasar gelap. Inilah alasannya jika anda bertanya-tanya darimana seorag agen asuransi mendapatkan nomor telepon anda.

Distributor Apple di Cina diciduk Polisi

Distributor Apple di Cina diciduk Polisi

Jenis informasi yang dijual antara lain adalah nama pengguna, nomor telepon hingga Apple ID. Menurut pengakuan tersangka, data-data tersebut dijual dengan harga antara 10-80 Yuan (setara Rp 19 – 156 ribu) per data. Memang tidak terlalu besar, akan tetapi total angka penjualan data curian tersebut mencapai lebih dari 50 juta Yuan (US$ 7,36 juta atau setara Rp 98 miliar).

Yang lebih mengejutkan lagi adalah, ke-20 orang yang ditangkap di provinsi Zhejiang, Tiongkok tersebut ternyata bukan hacker atau penjahat dari manapun. Dua puluh orang tersebut merupakan karyawan dari distributor pihak ketiga Apple di Cina. Bahkan, beberapa di antaranya menjual iPhone secara langsung melalui outlet di Tiongkok dan bermitra dengan Apple.

Masih belum jelas berapa banyak pengguna iPhone yang terdampak langsung dari pencurian data pribadi ini. Dan belum diketahui juga apakah ini hanya berdampak pada perangkat iPhone yang dijual di Cina atau juga di negara lain. Para tersangka menggunakan sistem internal Apple yang kemudian disalahgunakan oleh mereka.

Akibat perbuatannya, seluruh tersangka dikenakan pasal penjualan informasi ilegal. Polisi juga telah menyita komputer, ponsel dan kartu kredit dari operasi penggrebekan tersebut. Untuk berjaga-jaga, sebaiknya para pengguna iPhone segera mengganti password dan akun Apple untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

iPhone 7 Meledak, Pemilik Luka Ringan

iPhone 7 miliki Lee Hayes yang meledak

Permintaan msyarakat terhadap ponsel keluaran Apple hingga saat ini bisa dibilang sangat tinggi. Bahkan jika dikomparasi dengan sejumlah ponsel Android yang terdiri dari beberapa merek, iPhone masih berani diadu. Entah apa yang membuat masyarakat sangat menginginkan iPhone, mungkin karena eksklusifitas yang ditawarkan ponsel bersistem operasi iOS tersbut.

Apple memang menawarkan sebuah eksklusifitas yang sangat tinggi kepada para konsumennya dalam setiap produk keluaran mereka. Seperti dalam smartphone produksi mereka misalnya, iPhone yang dibekali sistem operasi iOS serta media penyimpanan iCloud. Teknologi yang mereka terapkan ini sangat menjamin sekuritas data pribadi para konsumen mereka.

Kasus smartphone meledak akhir-akhir ini sempat menghantui para pengguna smartphone khususnya para pengguna smartphone Android. Untuk menghindari kejadian serupa, maka kini semakin banyak pengguna smartphone Android yang beralih menggunakan iPhone yang dinilai lebih aman karena terbuat dari material yang (katanya) lebih kuat.

Akan tetapi, belum lama ini ternyata ada satu kasus handphone meledak yang melanda pengguna iPhone. Tentu kejadian ini membuat netizen pengguna smartphone Apple menjadi semakin khawatir. Sudah membeli dengan harga mahal, namun mengapa Apple mengabaikan soal keselamatan usernya? Berikut berita selengkapnya.

iPhone 7 Milik Lee Hayes Meledak

iPhone 7 miliki Lee Hayes yang meledak

iPhone 7 miliki Lee Hayes yang meledak

Netizen baru-baru ini kembali dihebohkan dengan kasus terbakarnya sebuah iPhone 7 yang sampai melukai penggunanya. Kejadian ini menimpa Lee Hayes, seorang pria berusia 42 tahun asal Inggris. Dilansir dari sebuah laman berita internasional, kisah meledaknya iPhone Lee Hayes ini bermula ketika dirinya menerima sebuah panggilan yang masuk ke ponselnya.

Ketika itu Hayes menaruh ponselnya di meja dapur saat ada telepon masuk. Hayes yang segera menghampiri pun sontak menggeser layar untuk menerima panggilan tersebut. Saat menggeser layar untuk menerima panggilan itu lah kecelakaan ini terjadi. Berawal dari suara mendesis dan letusan keras pun muncul saat ledakan terjadi.

Seketika iPhone 7 Hayes pun mengalami kerusakan parah dan tak hanya sampai di situ saja, Hayes juga mengalami luka karena mengalami hal ini. Dirinya mengalami luka akibat pecahan kaca yang mengenai kedua jarinya. Hayes pun harus beristirahat sementara. Setelah mengalami hal tersebut, Hayes sudah memperoleh iPhone 7 baru dari distributor.

Hayes mengungkapkan jika dirinya pun memiliki iPhone ini baru berusia tiga hari sejak dirinya membeli. Dirinya pun membeli iPhone 7 ini dalam kondisi baru dan juga dari distributor resmi Apple. Sesuatu yang diluar dugaannya ini malah justru membuat iPhone 7-nya meledak.

Minimalisir Resiko Smartphone Meledak

Tips meminimalisir iPhone meledak

Tips meminimalisir iPhone meledak

  • Menggunakan Smartphone Sambil Charge
    Para ahli dan produsen, keduanya sangat menyarankan untuk tidak menggunakan handphone Anda saat sedang diisi daya. Kombinasi dari panas akibat pengisian daya dengan panas akibat pemakaian akan bisa membahayakan penggunanya.
  • Memakai Charger Non-Original
    Produsen selalu mengingatkan pada pengguna untuk hanya menggunakan charger yang asli. Alasannya karena charger tiruan tidak bisa menjamin standar keamanan. Yang paling sensitif terhadap charger non-original adalah iPhone 5.
  • Memakai Charger Tablet
    Charger iPad yang mengalirkan arus 2.1A tentu beresiko jika digunakan untuk iPhone yanghanya memerlukan arus 1A. iPhone Anda akan menjadi cepat panas, dan menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.
  • Overcharge
    Jika baterai Anda masih memiliki 80% daya, jangan dicas, lebih baik gunakan terus hingga habis daya. Baterai yang diisi saat daya telah benar-benar 0% akan membantu memperpanjang efisiensi dan umur baterai.
  • Menggunakan Baterai Non-Original
    Pastikan Anda membeli baterai baru atau baterai cadangan yang original. Baterai non-original walau lebih murah biasanya kualitas akan lebih rendah dan bahkan bisa memicu baterai meledak.
  • Baterai Tua
    Sangat penting untuk mengganti baterai ponsel Anda yang telah tua. Indikatornya adalah bila daya baterai Anda habis dalam satu hari, maka saatnya untuk mengganti. Untuk keamanan, akan lebih bijak bila menggantinya setahun sekali.
  • Baterai Cacat
    Kerusakan atau cacat fisik (seperti baterai menggelembung) dapat menyebabkan baterai bocor dan bisa memicu ledakan bila kontak dengan sumber listrik. Ini disebabkan cairan didalam baterai sangat mudah terbakar.